Skip to main content

Featured

[REVIEW] LIESE in COOL ASH

Hi Beauties~ Di tengah pandemi gini, aku yakin banyak dari kalian yang coba-coba hal baru! Dari jadi suka masak, bercocok tanam, dekor rumah bahkan mungkin ada yang udah jadi artis Tik Tok? Haha, lucu ya selama masa karantina kita jadi bisa eksplor hal-hal yang sebelumnya kita gak pernah lakukan.  Nah, karena akupun termasuk salah satu yang udah WFH dari Maret, akhir-akhir ini jadi mulai mati gaya dan rambutpun mulai gak keurus. Yang dulu rajin banget ganti warna tiap bulan, sekarang sampai rambut gondrong dan kuning aku tetep tahan gak ke salon. Yes, aku gak mau keluar rumah unless itu penting banget. Ke salon itu termasuk di list yang menurut aku masih gak perlu. Dan jadilah aku mulai eksperimen yaitu coba-coba warnain rambut sendiri dirumah. FYI, rambut aku dulu basenya ash brown with bleached ash grey babylights . Karena skintone-ku termasuk yang warm , aku lebih suka warna rambut cool tone untuk balance everything out . Akhirnya setelah lama baca review sana sini tentang cat rambu

101 : TYPES OF SKIN-CARE PRODUCTS (PART 1)



Part 1.

     Kita semua pasti tahu kalau step pertama dari perawatan wajah adalah facial foam atau yang biasa disebut dengan sabun muka. Tapi, apakah sabun aja cukup buat mengangkat semua kotoran debu, polusi, apalagi sisa bedak dan blush yang kamu pakai dari pagi? Gimana untuk perawatan lebih lanjut untuk kulit yang kering atau berjerawat? Di post pertama Beauty Talk with Ofelia ini, aku akan membahas lengkap mengenai macam-macam produk skincare biar jadi guide kamu dalam memilih produk yang cocok untuk jenis kulit masing-masing!



1. Cleansing Oil/Balm
Oil attracts oil. Inilah mengapa cleansing oil bisa membantu 100% mengangkat sisa kotoran di wajah setelah seharian beraktifitas diluar rumah. Tapi apa sih beda oil dan balm? Sebenarnya yang membedakan dari keduanya adalah tekstur. Oil yang diformulasikan khusus untuk wajah ini cocok buat kulit kering dan sensitif karena dapat membantu mengangkat kotoran sekaligus tetap memberikan kelembaban untuk kulit kita. 

Balm - yang berbahan dasar minyak - bertekstur seperti solid oil yang akan mencair kalau kena suhu badan manusia. Balm ini lebih cocok buat kalian yang suka pakai makeup apalagi maskara atau eyeliner waterproof yang akan lebih gampang terangkat oleh cleansing balm. Biasanya cleansing balm ini akan mencair setelah diaplikasikan dan berubah warnanya menjadi milky white saat kena air. 



 
2. Facial Wipes
Kalau ini adalah pembersih wajah tahap awal yang berbentuk tissue basah yang sudah mengandung cleansing oil atau water didalamnya. Tipe ini cocok banget buat dibawa saat traveling karena gampang dibawa dan yang pastinya gak bikin berat tas.



3. Micellar Water
Sesuai namanya, micellar water mengandung kumpulan molekul bernama micelle, yang membantu mengangkat oil dan kotoran hanya dengan diusapkan ke wajah menggunakan kapas. Micellar water yang dipopulerkan di Perancis ini sebenarnya dibuat untuk memudahkan kita cuci muka tanpa air. 
     
Rata-rata micellar water tidak mengandung alkohol dan parfum jadi aman buat kulit sensitif dan bisa diaplikasikan di daerah mata.  Kalau kulit kamu ekstra kering, ini bisa dijadikan pembersih muka di pagi hari tanpa harus dibasuh dengan air. Tapi produk ini cenderung gak bisa mengangkat waterproof makeup secara maksimal, jadi pastikan kamu tetap cuci muka dengan air dan sabun muka ya setelah step ini.



4. Facial Foam
Biasa disebut sebagai sabun cuci muka, facial foam pasti sudah ada di skincare routine kamu sejak dulu! Tapi sebenarnya terdapat jenis-jenis yang berbeda untuk produk ini, yaitu :
  • Cream Cleanser : Bertekstur seperti krim yang biasanya diformulasikan untuk kulit sensitif atau kering.
  • Foam : Busa cenderung lebih ampuh untuk mengangkat minyak dan kotoran sehingga paling gampang ditemukan di supermarket. Tipe ini cocok untuk normal dan oily skin karena mampu memecah kelebihan minyak dan mengangkat kotoran secara maksimal.
  • Gel : Diformulasika untuk kulit berminyak atau yang gampang berjerawat karena tekstur dan komposisinya lebih gentle dan ringan.

4. Exfoliating Products
Yang dimaksud dengan exfoliate adalah proses pengangkatann sel kulit mati agar tidak menumpuk dan menyebabkan kulit terlihat kusam. Produk ini biasa dikenal dalam bentuk scrub yang teksturnya terasa kasar atau dalam bentuk chemical exfoliator seperti alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA). Beda dengan scrub yang langsung mengangkat kulit mati di lapisan teratas, AHA dan BHA menghancurkan sel-sel kulit mati tersebut hingga lapisan dermis atau bawah kulit.

Proses ini sih, baiknya dilakukan 2x seminggu aja karena kalau dilakukan setiap hari akan mengikis lapisan kulit dan membuatnya jadi sensitif dan tipis.


Sekarang mulai ke part yang paling sering bikin bingung..



5. Toner/Skin/Essence
Apa sih bedanya Toner, Skin dan Essence? Toner berguna untuk menyeimbangkan pH kulit setelah cuci muka. pH di kulit yang optimal untuk menyerap produk itu sekitar 4.5 - 6.2, dan facial foam bahkan air keran bisa membuat pH kulit menurun. Disinilah toner berguna untuk menyeimbangkan dan mengembalikan pH kulit ke kadar semula.

Sebutan Toner sendiri lebih banyak digunakan di produk skincare Amerika dan Skin/Essence dipopulerkan oleh Korean beauty yang sekarang sedang in banget. Biasanya Skin itu lebih watery (cair seperti air) daripada Essence yang lebih thick. Jadi anggap aja, Essence itu lebih kental daripada Toner/Skin, tapi lebih cair dibanding serum.

Buat kamu yang bingung untuk pilih toner/skin/essence mana yang cocok buat kondisi kulit saat ini, perhatikan komposisi yang terkandung didalamnya :
    • Rosewater / Green Tea / Grape Seed → hydrating dan juga sebagai anti iritasi
    • Tea tree / Cica → melawan kulit berjerawat
    • Chamomile → menenangkan kulit yang sensitif
    • Aloe Vera → menenangkan peradangan yang disebabkan sunburn (kulit terbakar sinar matahari)
    • Vitamin E → kandungan anti-oksidan yang bagus untuk regenerasi sel
    • Pomegranate →  revitalizing and hydrating, cocok untuk tipe kulit kering-kombinasi dan kusam.


6. Serum/Ampoule/Booster
Menurutku, ketiga sebutan ini sih sama aja dan lebih ke taktik marketing biar konsumen beli lebih banyak. Serum sendiri adalah produk yang mengandung konsentrat tinggi dari bahan-bahan aktif khusus untuk membantu problem utama kulit kalian. Kandungan didalam serum memang diformulasikan dengan molekul yang lebih kecil agar bisa menembus lapisan terdalam epidermis. Serum biasanya mengandung campuran dari air dan active ingredients seperti peptides, antioksidan, vitamin c,  glycolicalpha hydroxy acids, dll. 

Kenapa dibilang active ingredient atau bahan aktif? Karena kandungan 'aktif' inilah yang mempengaruhi fungsi dari sel kulit kita secara langsung. Contohnya peptides yang membantu menghasilkan produksi kolagen pada kulit atau niacinamide yang bisa mengecilkan pori-pori dan menghilangkan bekas jerawat.

Nah, untuk Ampoule dan Booster, biasanya kedua sebutan ini lebih sering didengar dari Korean beauty products. Mengandung konsentrat bahan aktif lebih tinggi dibanding serum, umumnya ampoule dan booster dijual dalam botol yang lebih kecil karena cukup digunakan dalam takaran yang sedikit.

Jadi, apakah sekarang udah lebih ngerti soal skincare products? Jangan sedih, ini masih belum selesai. Karena penjelasan masih panjang, jadi untuk post 101 akan aku bagi jadi dua part. Post kedua akan lebih menjelaskan mengenai cream dan langkah selanjutnya setelah 6 produk diatas!

See you on the next post <3

Comments

Popular Posts