Skip to main content

Featured

[REVIEW] LIESE in COOL ASH

Hi Beauties~ Di tengah pandemi gini, aku yakin banyak dari kalian yang coba-coba hal baru! Dari jadi suka masak, bercocok tanam, dekor rumah bahkan mungkin ada yang udah jadi artis Tik Tok? Haha, lucu ya selama masa karantina kita jadi bisa eksplor hal-hal yang sebelumnya kita gak pernah lakukan.  Nah, karena akupun termasuk salah satu yang udah WFH dari Maret, akhir-akhir ini jadi mulai mati gaya dan rambutpun mulai gak keurus. Yang dulu rajin banget ganti warna tiap bulan, sekarang sampai rambut gondrong dan kuning aku tetep tahan gak ke salon. Yes, aku gak mau keluar rumah unless itu penting banget. Ke salon itu termasuk di list yang menurut aku masih gak perlu. Dan jadilah aku mulai eksperimen yaitu coba-coba warnain rambut sendiri dirumah. FYI, rambut aku dulu basenya ash brown with bleached ash grey babylights . Karena skintone-ku termasuk yang warm , aku lebih suka warna rambut cool tone untuk balance everything out . Akhirnya setelah lama baca review sana sini tentang cat rambu

101 : TYPES OF SKIN-CARE PRODUCTS (PART 2)

cr. sazan

Part 2.

Setelah penjelasan tentang step awal skincare routine, sekarang kita akan beralih ke produk selanjutnya yang akan didominasi oleh krim. Let's start with :


cr. health
7. Moisturizer
Moisturizing is key to keeping skin looking youthful. Kunci utama dari kulit sehat adalah kulit yang ternutrisi dan lembab. Seiring dengan bertambahnya umur, kemampuan untuk memproduksi kolagen akan semakin menurun dan menyebabkan kulit kering diikuti dengan munculnya fine lines atau garis halus. Bagian paling sensitif pada kulit seperti muka, leher dan dada paling cepat mengalami penurunan elastisitas dan butuh extra boost yang bisa kita dapatkan di moisturizer.

Pilih moisturizer yang mengandung bahan-bahan berikut ini:
  • Antioxidants → buat kamu yang selalu terkena sinar matahari dan polusi, komposisi antioksidan ini sangat membantu untuk menjaga dan membantu regenerasi kulit sehingga bisa mencegah penuaan dini. Cari kandungan berikut ini di pelembab kamu : ekstrak green tea, resveratrol, vitamin C, vitamin E, epigallocatechin-3 gallate, superoxide dismutase, ferulic acid, quercetin, willow herb extract, feverfew extract, and licorice extract.
  • Hydration boosting ingredients → pelembab bukan cuma buat kulit kering aja lho! Bagi kamu dengan kulit berminyak dan kombinasi juga tetap perlu moisturizer. Ingat, moisturizer ini adalah 'makanan' untuk kulit kamu. Jadi cari kandungan ini untuk extra hydration : hyaluronic acid, ceramides, sodium PCA, glycerin, dan glycerol.
  • Sunscreen → karena aku penganut keras pemakai sunscreen setiap hari, aku lebih menyarankan produk yang digunakan secara terpisah. Tapi, buat kamu yang praktis dan mau menghemat waktu, moisturizer dengan kandungan SPF (min. SPF 15+ ya!) bisa menjadi pilihan. Kandungan yang termasuk sebagai sunscreen adalah : ecamsule, avobenzone, oxybenzone, titanium dioxide or zinc oxide. 
cr. alittlebit
8. Eye Cream
Kulit dibawah mata cenderung lebih tipis, rentan terhadap dryness dan cepat menunjukan tanda-tanda penuaan seperti garis halus atau keriput. Diformulasikan khusus untuk under eye, tekstur eye cream biasanya kental karena mengandung lebih banyak oil dibanding moisturizer reguler dan bahan aktif khusus untuk menargetkan problem yang biasa ada dibawah mata. Pilih eye cream yang mengandung ceramide, hyaluronic acid, peptides atau retinol untuk membantu produksi kolagen, menambah elastisitas dan mencegah berkurangnya kadar air di kulit.

Kapan sih harus mulai pakai eye cream? Sebenernya, gak ada batasan awal untuk memakai eye cream sih, tapi akan lebih baik kalau kalian mulai dari awal umur 20 tahunan. Diumur inilah produktivitas kita meningkat, dari jam kerja yang lama, stress dan kurang tidur bisa menyebabkan timbul kantung mata atau mata panda. Jadi, lebih baik mencegah daripada mengobati kan?

cr skincareedit
9. Face Oil
Aku lebih menyarankan step ini buat kamu yang umurnya udah diatas 25 tahun. Face oil dibuat khusus untuk extra hydration dan harus digunakan sesuai dengan concern dan kondisi kulit kamu saat ini. Jika kamu perhatikan, face oil selalu dikemas dalam botol kecil yang gak lebih dari 30ml. Kenapa? Karena kandungan berkonsentrasi tinggi dan cukup digunakan dalam jumlah kecil. Face oil juga terkenal mengandung omega fatty acid yang mampu menutrisi kulit yang sangat kering (terutama kalau kamu berada di wilayah dingin), mengobati eczema, rosacea dan kulit berjerawat.

Rekomendasi pilihan face oil :
  • Marula Oil → packed with antioxidants! Marula membantu kulit melawan radikal bebas, tanda penuaan, menguatkan skin barrier dan menyamarkan discoloration, flek dan kulit kusam. 
  • Rosehip-seed Oil → Oil ini mengandung vitamin C dan A yang bekerja mirip dengan retinol dan dapat membantu regenerasi kulit.
  • Argan Oil → diekstrak dari Moroccan Argan tree, minyak argan ini juga dikenal sebagai 'liquid gold' karena kandungan fatty acid yang tinggi sehingga tidak hanya bagus untuk seluruh kulit tapi juga bagus banget buat rambut dan kuku. Dia melembabkan kulit dalam kadar yang tinggi, mengontrol produksi sebum dan bagus untuk mencegah jerawat,
  • Coconut Oil → kalau yang ini sudah lama banget terkenal bahkan di dunia kecantikan lokal. Minyak kelapa kaya akan fatty acid seperti capric, caprylic, dan lauric yang berfungsi sebagai anti bacterial dan melembabkan kulit yang paling kering sekalipun! Karena kandungan asam lemak yang tinggi, disarankan penggunaan minyak kelapa hanya untuk tubuh dan rambut saja. Kalau tidak dibersihkan secara menyeluruh, minyak ini dapat menyumbat pori-pori pada wajah dan menimbulkan jerawat.
  • Pomegranate Oil →  Ini termasuk face oil yang sedikit mahal dibandingkan yang lain. Kaya akan vitamin A, D, E dan K yang sangat ampuh untuk membantu produksi kolagen, menguatkan sel kulit, mencegak keriput, menyembuhkan jerawat maupun bekas luka, menghilangkan kemerahan dan mencerahkan kulit. Wow! It sounds like a dream come true!

cr. allure
10. Spot Treatment
Adalah produk yang menargetkan spesifik area pada kulit seperti noda hitam, flek dan yang paling umum adalah jerawat. Mengandung konsentrat tinggi, spot treatment sebaiknya digunakan hanya pada target area dan tidak dianjurkan untuk dipakai ke seluruh wajah.

Obat jerawat biasanya mengandung salicylic acid yang tinggi untuk menenangkan dan menyembuhkan jerawat sehingga kalau diaplikasikan ke seluruh wajah, bisa membuat muka menjadi kering dan sensitif.

cr. cosmoph
11. Mask
Termasuk dalam perawatan mingguan, mask punya berbagai macam dan fungsi yang cocok untuk berbagai jenis kulit. Tapi, bisa gak sih dipakai setiap hari?  Untuk menghindari over nutrition, 1-2 kali seminggu adalah anjuran yang pas buat semua jenis masker terutama clay mask, peel-off mask dan semua yang mengandung exfoliate ingredients.

Frekuensi pemakaian harus sesuai dengan fungsi maskernya. Jadi kalau kamu pakai cleansing/exfoliate mask setiap hari, kulit akan kehilangan kelembaban alami dan mengikis semua sel kulit baik yang sudah mati maupun yang baru. Ini akan menyebabkan kulit kamu menjadi sensitif, kering dan merah. Sering memakai nourishing mask pun juga bisa menimbulkan jerawat apalagi kalau tidak dibersihkan secara total.

Apa saja sih jenis masker itu?

  • Sheet Mask → originating from Korea, kalian pasti sudah familiar dengan yang ini kan? Selain murah, sheet mask juga mudah digunakan, mengandung banyak nutrisi, mudah diserap oleh kulit dan yang pasti gampang dibawa kemana-mana. Tinggal pakai dan diamkan selama maksimal 30 menit (jangan lebih dari ini apalagi dipakai tidur ya!) kandungannya akan meresap sampai ke dermis dan melembabkan secara instan.
  • Clay Mask → buat kamu yang oily atau acne-prone skin, kamu butuh sesuatu yang bisa menyeimbangkan dan mengontrol kadar minyak dipermukaan kulit. Clay mask akan membantu melembutkan sekaligus membersihkan kulit dari debu, sel kulit mati dan kotoran yang ada di pori-pori kamu. Clay mask juga bisa membantu mangangkat komedo dan mengencangkan kulit. Anjuran pakai 1-2 x seminggu ya. Cari clay mask yang mengandung lactic atau citric acid.
  • Exfoliating Face Mask→ step ini harus mulai diterapkan apalagi buat kamu yang suka pakai makeup dan keseringan terpapar debu dan polusi. Cukup seminggu sekali, exfoliating mask bisa mengangkat kulit mati yang dan mencegah penyumbatan di pori-pori yang artinya bebas jerawat! Masker dengan kandungan glycolic acid, lactic acid dan batu volkanik bisa jadi pilihan.
  • Peel-off Mask → sesuai dengan namanya, peel-off mask adalah masker yang bisa dikelupas dan membersihkan wajah secara instan. Cocok untuk mengangkat komedo dan kotoran di pori-pori, masker ini harus dipakai secara hati-hati. Jangan pakai jika kulit kamu sensitif, memerah dan sedang berjerawat karena pasti akan membuat kulit perih dan iritasi.
  • Sleeping Mask→ untuk masker jenis ini, kamu bisa pakai sebelum tidur dan dicuci di pagi hari. Cocok buat kulit kusam dan kering, sleeping mask bisa membantu menutrisi dan melembabkan kulit yang lelah sehingga jadi lebih glowing dan supple!
11. Sunscreen
Untuk yang satu ini, aku akan bahas di satu post khusus karena sunscreen sangat vital buat kulit kita. Emang sunscreen penting ya? Jawabannya, PENTING KAYAK MINUM AIR PUTIH, Yang pada mulai khawatir sama fine lines, keriput dan muka kusam, jangan sampai lupa pakai sunscreen sebelum keluar rumah ya. Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30++ dan mengandung broad-spectrum protection seperti oxybenzone, sulisobenzone, titanium dioxide, zinc oxide, avobenzone (Parsol 1789) dan ecamsule (Mexoryl SX).

Apa sih SPF itu? SPF adalah singkatan dari Sun Protector Factor yang biasanya diikuti angka untuk menentukan seberapa efektif dan tahan lama produk mencegah kulit terbakar yang disebabkan oleh sinar UV. Contoh untuk SPF 15, jika kulit kamu mulai terbakar setelah 10 menit terpapar, kalikan dengan nominal SPF yaitu 15 :

10 menit x 15 : 150 menit

Artinya sunscreen ini akan melindungi kamu selama 150 menit sebelum kulit terbakar. Jadi, mau seberapa tinggi SPF yang diklaim oleh suatu produk, sunscreen hanya akan melindung kamu secara temporary dan perlu digunakan lagi setelah melebihi jangka waktu proteksi sunscreen. Gak perlu SPF 100 buat kamu yang kerja indoor karena SPF 30 pun bukan berarti lebih manjur daripada SPF 15. SPF 15 menyaring 93% UV sementara SPF 30 filter 97%, cuma beda sedikit kan?

Pheww, banyak juga ya produk skincare-nya. Sebenernya step-step ini gak perlu kamu aplikasikan semua di rutinitas perawatan muka. Buat kamu yang masih bingung mau mulai darimana, kamu bisa baca post yang The Most Basic Skincare and How to Start from There. Di post tersebut akan dijelaskan step mana saja yang wajib kamu lakukan sebelum akhirnya bisa berkembang seiring bertambahnya usia.

Semoga post ini membantu and see you on the next post!

Comments

Popular Posts