Skip to main content

Featured

[REVIEW] LIESE in COOL ASH

Hi Beauties~ Di tengah pandemi gini, aku yakin banyak dari kalian yang coba-coba hal baru! Dari jadi suka masak, bercocok tanam, dekor rumah bahkan mungkin ada yang udah jadi artis Tik Tok? Haha, lucu ya selama masa karantina kita jadi bisa eksplor hal-hal yang sebelumnya kita gak pernah lakukan.  Nah, karena akupun termasuk salah satu yang udah WFH dari Maret, akhir-akhir ini jadi mulai mati gaya dan rambutpun mulai gak keurus. Yang dulu rajin banget ganti warna tiap bulan, sekarang sampai rambut gondrong dan kuning aku tetep tahan gak ke salon. Yes, aku gak mau keluar rumah unless itu penting banget. Ke salon itu termasuk di list yang menurut aku masih gak perlu. Dan jadilah aku mulai eksperimen yaitu coba-coba warnain rambut sendiri dirumah. FYI, rambut aku dulu basenya ash brown with bleached ash grey babylights . Karena skintone-ku termasuk yang warm , aku lebih suka warna rambut cool tone untuk balance everything out . Akhirnya setelah lama baca review sana sini tentang cat rambu

SUN STRATEGY : DEEP KNOWLEDGE ABOUT SUN PROTECTION.



Did you know, di Indonesia sunscreen termasuk ke dalam kategori obat-obatan dan bukan dalam kosmetik. Jika kosmetik produk hanya memerlukan sertifikat BPOM, sunscreen harus mempunyai sertifikat tersendiri yang menyatakan kalau formula di produk tersebut benar adanya dan dapat melindungi kulit dengan aman. Sertifikat tersebut pun hanya bisa diedarkan oleh pihak tertentu dan bukan sembarang pabrik bisa mengeluarkannya. Jadi jika formulasi yang terkandung hanya mencapai SPF 15, brand dilarang keras membuat klaim yang menyatakan kalau produk tersebut mempunyai SPF lebih dari 15. Itu bisa kena hukuman tersendiri hingga pencabutan hak edar di Indonesia.

SPF stands for Sun Protection Factor yang biasanya diikuti oleh angka setelahnya. Angka ini menandakan berapa lama produk melindungi kamu dari sinar UVB sebelum kulit memerah atau tanda awal sun burn.

Rata-rata butuh waktu sekitar 10 - 20 menit bagi kulit untuk mulai terbakar. Produk dengan SPF 15 akan mencegah sun burn 15 kali lebih lama dibanding kulit tanpa sunscreen, kira-kira sekitar 150-300 menit atau sekitar 2.5 sampai 5 jam. Untuk lebih mudahnya kamu bisa ingat rumus ini :

Jika kulit kamu mulai terbakar setelah 15 menit dibawah matahari, coba kalikan itu dengan angka SPF di produk yang kamu gunakan ;

15 menit x (SPF) 50 = 750 menit = 12,5 jam

Artinya sunscreen ini akan melindungi kamu selama 750 menit atau selama 12,5 jam sebelum kulit terbakar dan menjadi merah. Tapi meskipun begitu, kulit belum tentu terlindungi dari sinar UVA lho. What's the difference between UVA and UVB?


Biar mudah diingat, UVA (Aging) bisa diartikan sebagai sinar yang menembus lebih dalam ke lapisan kulit dan merusak hingga lapisan dermis. Sedangkan UVB (Burning) hanya akan menembus lapisan terluar (epidermis) yang akan memberikan hasil instan seperti sun burn atau kulit terbakar. Bahaya dari UVA adalah bisa menembus jaringan terdalam, merusak sel kulit dan merupakan penyebab utama flek hitam, keriput dan kanker kulit. 

More about UVA.
Di tanggal 28 Januari 2018, online media The Sun dari UK meliput seorang kakek berusia 70 tahun yang menghabiskan lebih dari tiga dekade sebagai supir truk. Karena kursi pengemudi di Inggris terletak di sebelah kiri, bagian wajahnya yang terpapar pun hanya sebagian saja.  Untuk lebih jelasnya kamu bisa lihat foto berikut:


Sang kakek tersebut menyatakan bahwa ia tidak pernah menggunakan proteksi matahari apapun dalam hidupnya dan inilah yang terjadi. Sebelah kiri dari wajahnya yang terekspos matahari menunjukkan sindrome photo-damaged skin yang bernama dermatoheliosis; yaitu kerusakan elastisitas kulit dari sinar matahari yang menyebabkan keriput yang sangat dalam. Coba bandingkan dengan wajah bagian kanan yang tidak terkena sinar UV, terlihat jauh berbeda kan?

Sinar UVA terdapat kapan saja selama matahari belum terbenam, bahkan pada saat mendung gelap sekalipun. Berbeda dengan sinar UVB, kita tidak dapat merasakan efek sinar UVA secara instan karena sinarnya menembus kulit dan merusak dari dalam.

Jarak gelombang sinar UVA biasanya berkisar antara 320nm (nanometer) sampai 400nm. Ada dua jenis UVA rays, UVA 1 yang gelombangnya bisa sepanjang 320nm-400nm, dan UVA2 dengan range 320nm-340nm. Dengan gelombang seperti ini, UVA dapat menembus kaca sebanyak 75%, memantul di permukaan air dan menembus pakaian. Selain kaca yang didesain khusus dengan anti-UV light, semua kaca biasa pasti akan ditembus oleh sinar UVA. Jadi, buat kamu yang kerjanya indoor tapi tetap duduk dekat jendela, tetap harus pakai sunscreen ya!


What Does the PA+ Sunscreen Symbol Mean?


Jika kamu sering lihat tulisan 'PA' diikuti tanda plus (PA+, PA++, PA+++, PA++++) ini adalah sistem yang dikembangkan oleh Jepang untuk menunjukan seberapa besar proteksi UVA yang ditawarkan oleh produk tersebut. Berikut adalah arti dari PA rating:
PA+ = Some UVA protection.
PA++ = Moderate UVA protection.
PA+++ = High UVA protection.
PA++++ = Extremely High UVA protection.
Produk sunscreen dengan PA rating lebih banyak digunakan oleh produk dari Asia terutama Jepang. Lain halnya dengan produk dari US atau Eropa  yang menggunakan term 'broad spectrun protection' yang menunjukkan bahwa produk telah lulus kualifikasi untuk melindungi dari kerusakan UVA dan UVB.

Pastikan kalau sunscreen yang kamu pakai tertera PA rating atau tulisan 'broad spectrum protection'  karena dapat dipastikan bahwa sunscreen kamu benar-benar melindungi kulit dan bukan cuma menghalangi cahaya matahari sebatas kulit terluar saja.

Setelah membahas term atau istilah dari produk sunscreen, saatnya lanjut ke dua jenis sunscreen yang ada di pasaran; physical and chemical sunscreen.

Drunk Elephant Umbra Sheer Physical Defense SPF 30
What is physical suncreen?
Physical sunscreen atau yang biasa dikenal dengan mineral sunscreen atau sunblock, menggunakan komponen mineral seperti zinc oxide atau titanium oxide untuk memantulkan UV rays dari kulit. Formulasi ini berperan seperti topeng yang dapat menghalangi kulit kamu dari radiasi UV agar tidak menembus kulit.

Kelebihan :
  • Blocks both UVA and UVB rays (semua physical sunscreens selalu broad spectrum).
  • Bekerja langsung setelah digunakan di kulit.
  • Aman untuk kulit sensitif karena tidak menyebabkan iritasi.
  • Tidak menyumbat pori-pori karena tidak meresap di kulit.
  • Dapat mengurangi rosacea atau kemerahan karena membiaskan cahaya matahari.
  • Daya simpan lebih tahan lama.
Kekurangan :
  • Mudah terhapus dibanding chemical sunscreen, apalagi kalau terkena air atau keringat (harus di re-apply).
  • Karena terdapat zinc oxide, suka meninggalkan white cast atau partikel kecil berwarna putih yang membuat kulit terlihat berwarna abu-abu (for medium to dark skin tone).
  • Beberapa produk dengan kandungan zinc oxide tinggi akan membuat tekstur menjadi kental dan susah diaplikasin di wajah. 

[KRAVE] Beet The Sun - 50ml (SPF 47 PA++++) / Free Gift 8809292442268 | eBay



What is chemical sunscreen?
Chemical sunscreen biasanya menggunakan senyawa karbon yang mengubah radiasi UV menjadi panas yang selanjutnya akan dikeluarkan dari badan. Berbeda dengan physical yang menangkal langsung, chemical sunscreen meresap sinar UV, merubah lalu mengeluarkannya sebagai sinar inframerah sebelum radiasinya menembus lebih dalam. Komposisi utamanya adalah avobenzone, oxybenzone atau octinoxate.

Kelebihan :
  • Konsistensi yang lebih cair sehingga mudah diaplikasikan.
  • Tidak ada white cast.
  • Mudah diratakan pada kulit.
  • Bisa dipadukan dengan skin care ingredients lain seperti peptides yang bisa memberikan tambahan benefit.
  • Lebih tahan air dan keringat.
Kekurangan :
  1. Efektif digunakan 20 menit setelah pemakaian.
  2. Lebih mudah mengiritasi kulit, kurang cocok untuk kulit sensitif.
  3. Meningkatkan rosacea atau kemerahan pada kulit.
  4. Dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
Perbedaan yang terlihat dari physical dan chemical sunscreen adalah bagaimana cara mereka melindungi kulit kita dari sinar matahari. Aku sendiri lebih pilih physical sunscreen karena lebih aman buat kulit sensitif bahkan untuk anak-anak. Saat ini banyak brand yang mengeluarkan physical sunscreen dengan micro particle zinc dan titanium oxide yang tidak membuat warna putihnya terlalu kelihatan dan tekstur yang lebih cair sehingga mudah untuk diratakan.


--------------------------------------------------------

TL;DR (too long, don't read)
Here to summarize!




  • UVA(Aging) atau UVB(Burn) merusak kulit dengan cara berbeda. UVB akan membakar kulit teratas sehingga akan memerah dan terasa panas, sedangkan UVA meresap hingga kedalam lapisan dermis dan merusak sel kulit 
  • SPF stands for Sun Protection Factor yang biasanya diikuti oleh angka setelahnya. Angka ini menandakan berapa lama produk melindungi kamu dari sinar UVB sebelum kulit memerah atau tanda awal sun burn.
  • Pilih sunscreen dengan tulisan 'broad spectrum protection' atau PA+++. Produk dengan label ini melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Semua sunscreen tanpa label diatas hanya melindungi dari UVB rays sebagai penyebab kulit terbakar, tapi 'silent killer' sebenarnya adalah UVA yang berkontribusi sebagai penyebab timbulnya penuaan dini dan kanker kulit.
  • Pastikan produk memiliki sun protection factor (SPF) 30 atau lebih. Nomor yang tertera pada SPF menunjukan seberapa lama kita bisa berada dibawah sinar matahari sebelum kulit mulai terbakar akibat sinar UV. 
  • SPF sunscreen 15 akan menyaring sinar UVB sebanyak 93%, SPF 30 97%, SPF 50 98% dan SPF 100 menyaring 99%. Tidak ada sunscreen yang dapat melindungi kulit sepenuhnya.
  • Physical sunscreen biasanya mengandung zinc atau titanium oxide, menyisakan partikel-partikel putih dan bertekstur kental. Bekerja menangkal sinar UV dengan cara membiaskan radiasi secara instan setelah pemakaian. Sunscreen dengan jenis ini aman untuk kulit sensitif.
  • Chemical sunscreen mengandung avobenzone, oxybenzone atau octinoxate. Tidak menimbulkan white cast, bekerja dengan cara mengubah sinar UV menjadi panas tubuh. Harus didiamkan selama kurang lebih 20 menit sebelum keluar rumah. Kurang cocok untuk kulit sensitif.

Comments

  1. Best Bitcoin Casino 2021 - Casinoowed.com
    . The most popular way to play Bitcoin casino games is to sign up for a new Bitcoin account. The bonus can range from £10 코인카지노 to £1000 with a

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts